Radarjambi.co.id-MUAROJAMBI-Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Muaro Jambi melontarkan peringatan keras terhadap rencana penyertaan modal daerah kepada PT Muaro Jambi Unggul (Perseroda).
PPP mengingatkan, jangan sampai uang rakyat yang disuntikkan ke perusahaan daerah justru berujung pada kegagalan bisnis dan menjadi celah korupsi baru.
Peringatan tajam itu disampaikan juru bicara Fraksi PPP, Masito, saat membacakan pandangan umum fraksi terhadap Ranperda penyertaan modal kepada PT Muaro Jambi Unggul dalam rapat kerja DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Senin (12/10/2026).Di hadapan forum rapat, Masito menegaskan bahwa penyertaan modal bukan sekadar persoalan menggelontorkan uang dari kas daerah. Lebih dari itu, pemerintah harus memastikan perusahaan memiliki arah bisnis yang jelas, tata kelola profesional, serta kemampuan menghasilkan keuntungan bagi daerah.PPP tak ingin PT Muaro Jambi Unggul hanya menjadi perusahaan yang terus menerima suntikan modal, tetapi gagal memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat."Banyak BUMD di Indonesia gagal karena modal disuntik, tetapi bisnis tidak jelas. Kami tidak ingin PT Muaro Jambi Unggul bernasib sama dengan kebanyakan BUMD yang gagal," tegas Masito.
Tak hanya mengkritik potensi kegagalan bisnis, PPP juga menyoroti peluang besar dari pengelolaan 1.335 sumur yang disebut memiliki potensi ekonomi bagi Kabupaten Muaro Jambi.Masito menilai, apabila dikelola secara profesional, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat, potensi tersebut dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sangat besar, bahkan berpeluang melampaui sektor perkebunan kelapa sawit.Namun, potensi besar itu juga menyimpan risiko apabila pengelolaannya tidak dilakukan secara benar.
"Kita ingin PT Muaro Jambi Unggul benar-benar unggul. Unggul dalam tata kelola, unggul dalam PAD, dan unggul dalam membela penambang kecil," ujar Masito.Ia kemudian melontarkan peringatan yang menjadi sorotan dalam pandangan umum Fraksi PPP tersebut."Jika hal ini bisa dikelola dengan baik, 1.335 sumur ini bisa menjadi sumber PAD terbesar Muaro Jambi, melebihi sawit. Tapi jika salah kelola, kami khawatir ini menjadi lubang korupsi baru," tegasnya.(akd)
Panja I DPRD Muaro Jambi Fokus Bahas Pengelolaan Aset hingga Penataan Desa
Panja III DPRD Muaro Jambi Bahas Ranperda Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur’an dan Perlindungan Petan
Panja II DPRD Muaro Jambi Bahas Ranperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh
NasDem Muaro Jambi Soroti Enam Ranperda yang Diajukan Pemkab
Paripurna Jawaban Pandangan Fraksi Terhadap 6 Ranperda Usulan Eksekutif Muarojambi
Infrastruktur dan fasum Banyak Diajukan Warga ke Dewan Ketika Reses
Fraksi PAN Soroti Kesiapan Anggaran dan Manfaat 10 Ranperda di Muaro Jambi