Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

Senin, 20 April 2026 - 09:10:35


/

RADARJAMBI.CO.ID,TANJABBAR – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang digelar di Auditorium Kantor Pusat Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Senin (20/04).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas prediksi potensi kekeringan ekstrem tahun 2026 oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika serta arahan pemerintah pusat dalam upaya mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan.

Rakor dibuka langsung oleh Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam mendukung program nasional pembangunan sektor pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Ia menegaskan bahwa peningkatan indeks pertanaman, penguatan kelembagaan petani, serta modernisasi infrastruktur menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas pertanian nasional.

Selain itu, pemerintah daerah juga didorong untuk memperkuat langkah mitigasi menghadapi ancaman kekeringan.

Upaya tersebut meliputi optimalisasi jaringan irigasi, pemanfaatan sumber air alternatif, percepatan pembangunan infrastruktur pertanian, hingga peningkatan kesiapsiagaan petani dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Dalam forum tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat turut mengusulkan sejumlah program strategis di bidang lahan dan air.

Usulan tersebut mencakup kegiatan cetak sawah baru, rehabilitasi lahan, pembangunan dan optimalisasi sistem irigasi—baik perpompaan, pompanisasi, maupun perpipaan—serta pembangunan jalan usaha tani dan jaringan irigasi tersier. Selain itu, optimalisasi lahan rawa (opla) dan pembangunan bangunan konservasi juga menjadi prioritas dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian daerah.

Wakil Bupati Katamso menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti arahan pemerintah pusat secara konkret. Ia menyampaikan bahwa kesiapan daerah dalam menghadapi potensi kekeringan menjadi langkah penting guna menjaga stabilitas produksi pertanian dan memperkuat ketahanan pangan.

“Kami siap menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian dengan langkah nyata di daerah, khususnya dalam mengantisipasi potensi kekeringan, agar produktivitas pertanian tetap terjaga dan ketahanan pangan semakin kuat,” tegasnya.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan berbagai langkah strategis yang dirumuskan dalam rakor ini mampu menjadi solusi efektif dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, sekaligus mempercepat terwujudnya swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.(ken/akd)