Severity: Warning
Message: fopen(/tmp/rj_clssess_1smh0g904k4b2vbf6721vr1o41so9ndm): Failed to open stream: No space left on device
Filename: drivers/Session_files_driver.php
Line Number: 178
Backtrace:
File: /var/www/radarjambi.co.id/application/controllers/Berita.php
Line: 7
Function: __construct
File: /var/www/radarjambi.co.id/index.php
Line: 321
Function: require_once
Severity: Warning
Message: session_start(): Failed to read session data: user (path: /tmp)
Filename: Session/Session.php
Line Number: 143
Backtrace:
File: /var/www/radarjambi.co.id/application/controllers/Berita.php
Line: 7
Function: __construct
File: /var/www/radarjambi.co.id/index.php
Line: 321
Function: require_once
radarjambi.co.id-JAMBI- menginjakkan kaki di Kabupaten Kerinci, Syafril Nursal menyempatkan diri melihat perternakan itik di Desa Koto Majidin Mudik, Kecamatan Air Hangat.
Syafril mengapresiasi peternakan itik yang dikembangkan oleh masyarakat karena menjadi salah satu potensi untuk meningkatkan ekonomi masyarakat.
"Ini bagus sekali untuk dikembangkan," kata Syafril Nursal, Senin (2/11).
Menurut Syafril, peternakan itik sangat menguntungkan. Dalam 100 ekor itik biaya pemeliharaan per 2 bulan berkisaran sebesar Rp 1 juta lebih.
Dijual per ekor sebesar Rp. 26 ribu perekor. Selain itu ada juga telurnya yang bernilai ekonomi cukup tinggi.
"Artinya bisa mendapatkan keuntungan lebih. Sementara itik itu bisa banyak, ini bagus untuk dikembangkan," kata Syafril Nursal.
Selain itu, Syafril Nursal menyebutkan kedepan usaha kerakyatan seperti ini harus di dorong.
Apalagi ini sesuai dengan visi Jambi Berkah, Bangun Ekonomi Rakyat, Kreatif dan Amanah
"Nanti kita akan dorong. Karena kegiatan seperti ini menyentuhkan langsung di tingkat bawah," tukasnya. (rvi/akd)