Tingkatkan Ketertiban dan Keamanan Lingkungan,Pemkot Jambi Luncurkan CCTV RT Program Kampung Bahagi

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:20:01


/

Radarjambi.Co.Id - Jambi, Dalam upaya meningkatkan ketertiban dan keamanan lingkungan hingga di tingkat Rukun Tetangga (RT), melalui pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi resmi meluncurkan program CCTV (Closed Circuit Televisi) RT sebagai bagian dari program prioritas Kampung Bahagia. 

Peluncuran dilakukan dalam sebuah agenda seremonial yang berlangsung di kawasan Tugu Keris Siginjai, pada Jumat malam (26/06/2026). 

Peluncuran atau launching tersebut dilakukan secara langsung oleh Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Jambi M. Saleh Ridha, S. STP. ME, selaku leding sektor CCTV RT yang terintegrasi langsung dengan sistem Jambi City Operation Center (JCOC) yang berada di Kantor Wali Kota Jambi sebagai pusat komando pemantauan.

Dalam peluncuran tersebut turut dihadiri, jajaran Kepala OPD, Camat, Lurah, Ketua Forum RT, serta berbagai unsur terkait lainnya, yang turut menyaksikan secara langsung kualitas pemantauan CCTV yang ditampilkan melalui videotron. Salah satunya, sistem terhubung secara real time dengan RT 15 Kelurahan Kenali Asam Bawah, sehingga aktivitas masyarakat pada malam hari dapat terlihat jelas dengan kualitas gambar yang tinggi.

Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan, melalui program CCTV RT yang dipublikasikan secara terbuka ini diharapkan mampu menekan angka kriminalitas serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi masyarakat.

"Malam hari ini di bawah videotron milik Pemkot Jambi, kami mendeklarasikan bahwa tingkat RT saat ini sudah terpasang CCTV yang terkoneksi langsung ke Jambi Command Operation Center (JCOC) di Kantor Wali Kota," ujarnya. 

Ia turut mengapresiasi kualitas gambar CCTV yang dinilai sangat baik, bahkan mampu menghasilkan gambar yang jelas pada malam hari. 

"Kualitas gambarnya bagus. Malam hari pun terlihat seperti siang. Karena itu pemasangan CCTV ini harus dideklarasikan sampai tingkat RT agar seluruh masyarakat mengetahui keberadaannya," tutur Maulana.

Dirinya menegaskan, bahwa program CCTV RT merupakan bagian dari program Kampung Bahagia yang menjadi salah satu implementasi Visi Kota Jambi Bahagia melalui aspek Keamanan (Aman). 

"Konsep "Bahagia" diwujudkan melalui berbagai indikator, salah satunya Bersih dan Aman, sehingga keberadaan CCTV menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat," tegasnya.

Selain itu, Maulana juga mengungkapkan, bahwa sistem pengawasan ini nantinya juga akan diintegrasikan dengan Command Center milik Polresta, Kodim, serta instansi terkait lainnya.

"Pemerintah kota bahkan merencanakan pemberian akses visual (link) kepada petugas Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar pemantauan wilayah atau "ronda online" dapat dilakukan secara praktis melalui gawai (gadget) masing-masing," ungkap Wali Kota Jambi. 

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Jambi, Saleh Ridha, mengatakan program CCTV RT merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Kota Jambi dalam meningkatkan keamanan lingkungan berbasis masyarakat.

Ia menyebutkan, berdasarkan jumlah CCTV yang dimiliki pemerintah daerah, Kota Jambi kini berada di peringkat keempat secara nasional, setelah DKI Jakarta, Kota Semarang yang memiliki sekitar 10 ribu CCTV, dan Kota Makassar dengan sekitar 2.500 CCTV.

"Usulan pemasangan CCTV ini berasal dari tingkat RT. Sistem yang dibangun memanfaatkan infrastruktur yang sudah dimiliki pemerintah dengan spesifikasi perangkat yang harus seragam agar mudah dikelola," ujar Saleh.

Pada tahap pertama, Pemerintah Kota Jambi menargetkan pemasangan sebanyak 1.086 unit CCTV yang akan terpasang di seluruh wilayah RT. Sementara memasuki tahap kedua, jumlah CCTV yang terpasang di Kota Jambi ditargetkan mencapai lebih dari 2.000 unit.

"Hingga saat ini, sebanyak 265 titik kamera telah aktif dan terhubung langsung secara real-time ke pusat pemantauan dengan kualitas gambar yang jernih, yang tersebar di 198 RT," jelasnya.

Kadis Kominfo Kota Jambi juga menyebutkan, sistem CCTV tersebut menggunakan mekanisme akses berjenjang. Hak akses pemantauan diberikan kepada Ketua RT, Lurah, Camat, Wali Kota, Wakil Wali Kota, Polresta Jambi, hingga Kodim sesuai kewenangan masing-masing.

Menurutnya, seluruh tahapan pembangunan sistem dilakukan secara bertahap agar setiap perangkat memenuhi standar teknis, memiliki kualitas layanan yang baik, serta dapat dimanfaatkan secara optimal oleh pemerintah maupun masyarakat.

Ia memastikan sistem CCTV dibangun dengan memperhatikan aspek keamanan informasi dan perlindungan data masyarakat.

"Ketua RT hanya diberikan akses untuk melakukan pemantauan secara langsung (live view) terhadap CCTV yang berada di wilayahnya masing-masing. Akses tersebut bertujuan agar Ketua RT dapat memantau kondisi lingkungan secara cepat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban," sebutnya. 

"Sementara itu, akses terhadap rekaman (playback) dikelola secara terpusat oleh administrator di Server Diskominfo Kota Jambi," lanjutnya. 

Kebijakan tersebut diterapkan untuk menjaga keamanan data, melindungi privasi masyarakat, mencegah penyalahgunaan rekaman, serta memastikan keaslian data apabila sewaktu-waktu diperlukan sebagai bahan klarifikasi maupun mendukung proses penegakan hukum.

Apabila terjadi suatu peristiwa yang memerlukan rekaman CCTV, Ketua RT maupun pihak berkepentingan dapat mengajukan permohonan kepada Diskominfo Kota Jambi. Administrator kemudian akan melakukan penelusuran berdasarkan waktu dan lokasi kejadian sebelum menyiapkan rekaman sesuai prosedur yang berlaku.

Saleh Ridha berharap, seluruh perangkat daerah, Camat, Lurah, Ketua Forum RT, hingga masyarakat dapat bersama-sama menjaga, memanfaatkan, dan merawat fasilitas tersebut sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi keamanan lingkungan.

Dengan adanya pemasangan CCTV di berbagai lingkungan permukiman di Kota Jambi ini, diharapkan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat, sehingga sebagai Kota Perdagangan dan Jasa, Kota Jambi dapat memberikan rasa aman bagi siapapun yang datang.(*)