Bupati Tanjabbar Hadiri Sidang Paripurna HUT ke-69 Provinsi Jambi

Selasa, 06 Januari 2026 - 22:01:20


/

RADARJAMBI.CO.ID,TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri Rapat Paripurna DPRD Provinsi Jambi dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026, Selasa (6/1). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Aula Gedung DPRD Provinsi Jambi.

Sidang Paripurna secara resmi dibuka dan dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, didampingi Wakil Ketua I H. Ivan Wirata, S.T., M.M., M.T., Wakil Ketua II Samsul Riduan, S.T., serta Wakil Ketua III Dr. Faizal Riza, S.T., M.M. Hadir pula Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., dan Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I.

Rapat Paripurna ini turut dihadiri Jaksa Agung Muda Pembinaan Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum., anggota DPR RI dan DPD RI Daerah Pemilihan Jambi, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, unsur Forkopimda Provinsi Jambi, pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/kota, pejabat eselon I dan II, unsur vertikal, Lembaga Adat Melayu Jambi, mantan Gubernur Jambi, keluarga Pahlawan Nasional asal Jambi, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Provinsi Jambi M. Hafiz Fattah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, dan menumbuhkan budaya saling menghargai demi kemajuan Provinsi Jambi.

Ia juga mengingatkan kembali sejarah berdirinya Provinsi Jambi pada 6 Januari 1958, serta menegaskan pentingnya menghargai perjuangan para pendahulu.

“Momentum HUT ke-69 ini hendaknya menjadi sarana untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat, serta mewujudkan pemerataan pelayanan publik. Ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Provinsi Jambi,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris dalam pidatonya memaparkan capaian dan kondisi makro pembangunan daerah. Ia menyampaikan bahwa pembangunan fisik mencatat sejarah baru dengan berdirinya Sekolah Rakyat berasrama (Boarding School) di Kota Jambi dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dengan total nilai investasi mencapai Rp446,4 miliar.

“Keberhasilan pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi juga berdampak signifikan terhadap sektor pertanian, dengan peningkatan produksi padi sebesar 30,43 persen atau mencapai 366.540 ton Gabah Kering Giling (GKG),” ungkap Al Haris.

Lebih lanjut, sinergi dengan pemerintah pusat mempercepat realisasi sejumlah proyek strategis, di antaranya Jalan Tol Jambi–Rengat segmen Jaluko, pembangunan Jembatan Sungai Rambut sepanjang 1,2 kilometer, serta revitalisasi Kawasan Candi Muaro Jambi sebagai warisan budaya dunia.

Berbagai capaian tersebut turut mengantarkan Provinsi Jambi meraih sejumlah penghargaan bergengsi, seperti Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, nilai SAKIP dengan predikat B, serta Indeks Reformasi Birokrasi kategori BB. Selain itu, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Jambi tetap terjaga pada angka 71,45, menunjukkan pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Menutup pidatonya, Gubernur Al Haris menetapkan target indikator makro pembangunan tahun 2026 yang optimistis, termasuk penurunan angka kemiskinan hingga 6,25 persen.

“Visi Jambi Mantap 2029 bukan sekadar slogan, tetapi komitmen nyata yang terus kita wujudkan bersama demi kesejahteraan seluruh masyarakat Jambi,” tegasnya.

Di sela-sela Rapat Paripurna, Gubernur Jambi juga menyerahkan penghargaan kepada pendiri Pondok Pesantren Al Baqiyatus Shalihat Kuala Tungkal, K.H. Muhammad Ali bin Syekh Abdul Wahab, atas dedikasi dan pengabdian beliau di bidang pendidikan keagamaan di Provinsi Jambi. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pengasuh Ponpes Al Baqiyatus Shalihat Kuala Tungkal, K.H. Abdul Hakim, S.Ag.(ken/akd)