Jakarta - Kabar duka datang dari panggung rock Tanah Air yang kehilangan salah satu pilar utamanya. Sosok jenius di balik God Bless, Donny Fattah, telah mengembuskan napas terakhirnya pada usia 76 tahun di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, pada hari Sabtu (7/3/2026).
Pihak manajemen melalui akun resmi Instagram band tersebut langsung memberikan pernyataan resmi yang menyayat hati para penggemar setia di seluruh penjuru negeri."Inalilahi waina ilahi rojiun. Telah meninggal dunia DONNY FATTAH, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta, di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta. Mohon dimaafkan jika terdapat kesalahan almarhum. Semoga amal dan seluruh kebaikannya diterima di sisi-Nya. Aamiin ya robbal aalamiin," tulis @godblessrocks dikutip detikcom, Sabtu (7/3/2026).
Ucapan duka turut disampaikan oleh rekan sesama musis di kolom komentar akun resmi God Bless. "Turut berduka cita, semoga Om Donny dilapangkan jalannya dan dimuliakan. Amin," tulis Iga Massardi."Innalillahi wa inailaihi rojiun... turut berduka cita sedalam dalamnya , smoga keluarga diberikan keridhoan atas berpulangnya om donny," ucap Chua Kotak."Sungguh kehilangan. Tuhan memberikan kekuatan kepada keluarga yang ditinggalkan," ujar Pongky Barata.
Sebelum kepergiannya, ia memang sempat berjuang melawan kondisi fisik yang terus menurun akibat serangan berbagai penyakit serius. Tubuh sang musisi digerogoti oleh sarcopenia atau pelemahan massa otot yang sangat progresif, ditambah dengan komplikasi penyumbatan vaskuler serta penyakit autoimun yang membuatnya harus bergantung pada bantuan tongkat untuk tetap bisa berdiri.
Sejarah musik mencatat Donny Fattah bukan sekadar pemain bass biasa, melainkan otak kreatif yang melahirkan komposisi abadi bagi industri musik rock. Perannya begitu krusial dalam mendirikan God Bless.
Tangan dinginnya terlibat langsung dalam kesuksesan album para rocker papan atas seperti Ikang Fawzi hingga Nicky Astria.Kehebatan Donny Fattah bahkan melintasi batas genre saat dirinya dipercaya memperkuat formasi raksasa Kantata Takwa pada tahun 1990 bersama Setiawan Djody.
Meski sempat mengalami masa vakum yang panjang, kesetiaannya terhadap musik tidak pernah luntur sedikit hingga ia memutuskan untuk bangkit kembali demi menghidupkan kembali kejayaan God Bless.Bersama para sahabat setianya, yaitu Ian Antono dan Achmad Albar, ia sepakat untuk tetap mengibarkan bendera God Bless melalui formasi baru sejak tahun 2002.
Kini, dentuman bass Donny Fattah mungkin telah berhenti di panggung dunia, namun karya-karyanya tetap abadi menjadi sejarah emas yang tak akan pernah tergantikan.(*)