Pembangunan Pelabuhan Ujung Jabung Kembali Dilanjutkan, Kemenhub Siapkan Anggaran Rp 50 Miliar

Minggu, 21 April 2019 - 20:14:21 | dibaca: 133 kali


Kepala Dinas Perhubungan Varial Adhi Putra
Kepala Dinas Perhubungan Varial Adhi Putra /

Radarjambi.co.id - KOTA JAMBI - Pembangunan pelabuhan Ujung Jabung bakal diteruskan tahun 2019 ini. Kementerian Perhubungan telah menganggarkan Rp 50 miliar.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jambi Varial Adi Putra.

Dijelaskannya dana tersebut bakal dialokasikan tahun ini, setelah di tahun 2018 gagal dicairkan.

"Dari Kemenhub sudah teranggarkan kalau dak salah sekitar Rp 50 miliar. Pembangunannya tetap kita lanjutkan," sebutnya.

Nantinya kata dia, Pemprov Jambi akan memantau hingga pelabuhan ini berfungsi. "Info terakhir seperti itu," katanya.

Varial juga mengatakan, pembangunan itu diperuntukkan untuk pembangunan infrastruktur. 

"Akan dikerjakan infrastruktur di sisi kiri semacam turap untuk pelabuhan itu," jelasnya.

Untuk prosesnya sendiri dia menyebut sedang dalam proses lelang di Kementerian. Yang jelas menurutnya akan dimulai dalam waktu dekat. 

"Pekerjaannya satu tahun anggaran tahun ini," katanya.

Sementara untuk pekerjaan lainnya seperti akses jalan dia menyebut dari Dinas PUPR Provinsi Jambi juga sudah ada persetujuan pekerjaan akses ke pelabuhan dari Kementerian PUPR.

"Pekerjaannya jembatan di Sungai Rambut sepanjang 600 meter lebih, ini sebagai fokus untuk akses jalan ke pelabuhan," sampainya.

Sebelumnya, Varial menyebut untuk pelabuhan ini saja sudah dialokasikan Rp 200 miliar lebih. Tetapi untuk fisik pekerjaan yang rampung dia belum bisa merincikan.

"Itu petugas Kementerian yang tahu. yang jelas kita fokus di Ujung Jabung dibanding Pelabuhan Muara Sabak," sampainya.

Untuk realisasainya sendiri Varial menyebut memang sudah ada beberapa yang terealisasi seperti pengerjaan turap di sisi pinggir, kemudian timbunan dan trestle sudah dibangun tapi belum selesai secara keseluruhan.

“Yang penting juga adalah kita harus membangun secara simultan dan prasarana (jalan, red) juga harus disiapkan menuju sana,” ujarnya.

Sebelumnya, untuk 2018 sendiri Varial mengakui anggaran pengerjaan pelabuhan tersebut batal dikucurkan pemerintah. 

Pada tahun 2018 ini sendiri sebenarnya dialokasikan anggaran sebesar Rp 38 miliar yang direncanakan untuk pekerjaan Pelabuhan CPO, pengadaan dan pemancangan end tower dan platform, pengadaan dan pemancangan middle tower serta pengadaan dan pemancangan breasthingdolphin.

Namun pekerjaan itu tidak dapat dilaksanakan dikarenakan sampai saat ini status penganggarannya masih bertanda bintang. Artinya ada pengupayaan akan disalurkan pada tahun 2019 ini.

 

 

Reporter : E. Haryanto

Editor     : Ansori