Yayasan Satunama Ajak Milenial Merangin Diskusi Soal Hutan

Sabtu, 01 Februari 2020 - 22:53:36


Jalannya Diskusi yayasan  satunama.
Jalannya Diskusi yayasan satunama. /

radarjambi.co.id-MERANGUN-Yayasan SATUNAMA adalah organisasi non pemerintah yang berdiri di Yogyakarta pada tahun 1998.

SATUNAMA memiliki fokus kerja pada isu pemberdayaan ekonomi masyarakat, pemenuhan hak anak, kesehatan jiwa, demokrasi dan HAM serta pengelolaan sumber daya alam.

Pada tahun 2016-2017, SATUNAMA melakukan pendampingan di 4 desa di Kabupaten Merangin untuk membantu desa dalam mengelola sumber daya alam hutan.

Dari empat desa tersebut, tiga desa berada di kecamatan Muara Siau yaitu Lubuk Birah, Lubuk Beringin dan Tiaro dan satu desa di kecamatan Pangkalan Jambu, yaitu desa Birun.

Pada akhir tahun 2018, SATUNAMA kembali mendampingi 4 desa dengan dukungan pendanaan dari IFAD (International Fund For Agricultural Development).

Selain mendampingi kelompok pengelola hutan dan perempuan, SATUNAMA juga mulai mengajak generasi milenial di kabupaten Merangin untuk peduli pada hutan dan lingkungannya.

Serta mengajak milenial untuk peduli pada kearifan lokal dalam pengelolaan sumber daya alam yang selama ini diturunkan oleh nenek moyang.

SATUNAMA menilai, milenial memiliki peran yang sangat signifikan dalam mengkampanyekan hal yang positif karena kreativitas dan jaringannya yang luas.

Oleh karena itu, pada Sabtu 1 Februari 2020 di kantor program SATUNAMA di Pematang Kandis, Merangin, dilakukan diskusi dengan milenial.

Belasan milenial yang berasal dari 5 SMA/SMK hadir memenuhi ruang diskusi. Mereka sangat antusias melakukan sharing pengalaman mereka bersinggungan dengan hutan.

Mereka juga banyak bertanya tentang apa yang dapat mereka lakukan untuk melestarikan hutan dan lingkungan. Di akhir sesi, peserta menggambar harapan dan mimpi mereka atas hutan di Merangin 10-20 tahun kedepan.

"Mayoritas mimpi milenial Merangin adalah semoga hutan masih tetap lestari beberapa puluh tahun kedepan sehingga mereka dan anak cucu dapat tetap menghirup udara yang segar," tukas  Koordinator Program
Arsih Suharsih, dalam rilies yang disampaikan ke RADARJAMBI.CO.ID. (***)