Ribuan Warga Tanjabbar Terserang ISPA, 478 Masih Bayi

Kamis, 19 September 2019 - 18:41:46


Kabut Asap Menyelimuti Kota Kualatungkal
Kabut Asap Menyelimuti Kota Kualatungkal /
radarjambi.co.id-TANJABBARAT-Dampak kabut asap yang pekat menyelimuti Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi beberapa hari terakhir mulai terlihat jelas pada kesehatan masyarakat. Terdata di Tinas Kesehatan setempat, ribuan warga Tanjabbar terjangkit Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
 
Berdasarkan data dari laporan bulanan Program Pengendalian ISPA dari 16 Puskesmas di Tanjab Barat. Hingga bulan Agustus 2019, tercatat 478 balita terserang ISPA.
 
Bahkan, diprediksi semakin pekatnya kabut asap yang melanda Tanjab Barat, jumlah penderita ISPA terutama balita akan bertambah kedepannya. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Tanjab Barat, dr Andi Pada melalui Kabid P2PL, dr Johannes menjelaskan jumlah penduduk yang masih bayi di Tanjab Barat sebanyak 32.834 jiwa. Dan yang terdata penderita ISPA sebanyam 478 jiwa, data itu diambil berdasarkan pada bulan Agustus. 
 
 "Di bulan Agustus memang penderita ISPA khususnya bayi mencapai 478 jiwa. Semua sudah mendapat penanganan dari Pukesmas terdekat," terangnya.
 
Dipaparkannya, untuk penderita ISPA kurang dari satu tahun sebanyak 55 bayi berjenis kelamin laki laki, dan 66 bayi perempuan. Sedangkan bayi berusia satu tahun sampai kurang dari lima tahun (Balita) sebanyak 164 laki laki dan perempuan 193 dengan total keseluruhan mencapai 478 orang. 
 
"Untuk usia diatas 5 tahun, laki laki 401 perempuan 425 total 826. Dan kemungkinan jumlah ini akan bertambah mengingat kondisi kabut asap makin hari makin pekat," sebutnya. 
 
Dia menambahkan, pada bulan September 2019 pihaknya baru menerima laporan mingguan pengendalian ISPA. Dan data rinci akan diserahkan pada akhir bulan.
 
"Untuk laporan bulan September minggu pertama sebanyak 913 orang dan minggu kedua 894, jadi dengan total 1.807 penderita ISPA di kabupaten Tanjabbar. Dan untuk rincianya belum kita terima," terangnya.
 
Ia menghimbau, kesadaran masyarakat husuanya orang tua sangat berperan penting mencegah ISPA terhadap anak. Dengan membatasi aktifitas anak di luar ruangan, selalu mengunakan masker, dan mengkonsumsi makanan bergizi.
 
 "Pencegahan bisa dilakukan. Kesadaran dan pengawasan masyarakat hususnya orang tua sangat berperan dalam mengantisipasi kondisi ini,"  tutupnya.(ken)
 
 
Editor   :  Ansory S