Ular Piton Sebesar Pohon Kelapa Ditangkap

Senin, 12 Agustus 2019 - 22:34:46 | dibaca: 146 kali


Warga mengangkat ular piton yang ditemukan sepanjang 7 meter.
Warga mengangkat ular piton yang ditemukan sepanjang 7 meter. /

radarjambi.co.id-MUAROJAMBI-Warga RT 23 Desa Sebapo, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muarojambi di kejutkan dengan seekor ular Phyton dengan ukuran kurang lebih sebesar Pohon Kelapa dengan panjang lebih kurang tujuh meter.

Ular phyton ini di temukan oleh Tohir (46) pada Senin pagi (5/8) lalu. Ular ini di temukan oleh Tohir pada saat Ia sedang menyadap karet di kebun miliknya yang kemudian melihat ular phyton tersebut berada di area kebun karetnya.

"Kemudian pak tohir langsung datang kerumah saya, dan ngasih tau kalo ada ular itu. Kemudian saya hubungi teman-teman saya buat turun ke lokasi,"ujar Gery yang merupakan Pengurus Dari Komunitas BLACKPATTERN reptile & Management Cobra Siginjai Jambi, Minggu (11/8).

Lebih lanjut dijelaskan oleh Gery, Ia bersama dengan empat orang lainnya yang memang sudah terlatih dan profesional Aris (20th) Febtri (19th) Irfan (19th) Gherry (23th) di bantu dengan pak Tohir mendatangi lokasi tempat ular tersebut berada.

"Setelah melakukan Survey, Ular itu memang di sebut telah sering memakan ayam di daerah itu berhasil kita amankan,"sebutnya.

Dijelaskan oleh Gery dalam melakukan penangkapan ini, Ia bersama temannya hanya menggunakan lakban tanpa menggunakan alat lainnya. Hal ini di jelaskan oleh Gery guna mengamankan tubuh ular agar tidak tersakiti dan terluka.

"Kita murni tangkap pakai tangan kosong, tanpa alat-alat yang dapat membahayakan dan melukai ular. Kita pegang badannya kemudian mulut dari ular agar aman saat kita bawa,"ucapnya.

Saat ini ular yang di perkirakan berbobot hampir 150 kilo gram tersebut saat ini berada di Rumah Gery untuk dilakukan karantina. Sementara itu, ular yang berjenis kelamin betina itu nantinya akan di lakukan pengawinan.

"Tapi seandainya ngak bisa di karantina. Akan kita release kembali ke alam namun kita cari tempat dan lokasi yang memungkinkan agar dia dapat bertahan hidup dan jauh dari pemukiman warga,"pungkasnya.

 

 

Reporter   :  Ansory S