Sopir Batu Bara Dibegal

Kamis, 11 Juli 2019 - 21:29:28 | dibaca: 308 kali


Firdaus (23) salah satu sopir truck batu bara yang jadi korban pembegalan dalam perawatan.
Firdaus (23) salah satu sopir truck batu bara yang jadi korban pembegalan dalam perawatan. /

radarjambi.co.id-BATANGHARI-Nasib malang menimpa Firdaus (23) salah satu sopir truck batu bara di Kabupaten Batanghari.

Niat baiknya memberikan tumpangan ketika dalam perjalanan pulang mengantar batu bara, malah jadi korban pembegalan Kamis (11/7).

Akibat pembegalan, Firdaus yang merupakan warga Desa Pematang Gadung, Kecamatan Mersam, harus mendapat perawatan serius di RSUD Hamba Muarabulian.
Pria tanggung ini mengalami luka serius ditangan karena sabetan benda tajam, sementara kendaraan korban dibawa kabur.

Peristiwa perampasan kendaraan ini terjadi sekitar pukul 04.00 WIB, kejadian bermula ketika ditengah perjalanan pulang tepatnya di Talang Bukit Desa Rantau Puri, Kecamatan Muarabulian, korban melihat ada sesorang yang meminta tumpangan.

Tanpa curiga, korban langsung menyetopkan kendaraanya. Kemudian, korban pun memberikan tumpangan kepada orang yang belum dikanalnya tersebut.

Namun sesampainya di Desa Tenam, Kecamatan Muarabulian, korban malah diturunkan paksa.

Sebelum diturunkan paksa, pelaku sempat melukai korban terlebih dahulu dengan senjata tajam yang telah siapkanya.

Senjata berupa pisau sempat hendak ditusukan ke bagian dada korban, namun ditangkis korban dengan tangan, sehingga tangan korban yang terluka.

Kasat Reskrim Polres Batanghari, AKP Dhadhag Anindito, ketika dikonfirmasi membenarkan pembegalan truck batu bara yang terjadi di Desa tenam, Kecamatan Muarabulian. Kata dia, kasus pembegalan kendaraan ini dalam tahap penyilidikan.

"Kasus pembegalan telah ditindak lanjuti, truck yang dilarikan telah Kita ditemukan. Sedangkan untuk pelaku masih sedang dalam pengejaran Anggota Sat Reskrim Polres Batanghari dilapangan," kata Kasat dikonfirmasi wartawan via ponselnya.

Atas kejadian ini, Dhadhag menghimbau kepada masyarakat khususnya para sopir angkutan agar lebih berhati-hati dengan modus yang berpu-pura menumpang seperti ini. Dirinya hanya meminta para sopir lebih waspada dengan modus-modul pelaku kejahatan.

“Apalagi untuk sopir angkutan yang mengemudi sendirian. Mareka harus berhati-hati terutama di tempat sepi. Kalau ada yang tidak dikenal menumpang seperti kejadian ini sebaiknya jangan dikasih, daripada beresiko,” pintanya.

 

 

Reporter  :  Didi

Editor      : Ansory S