KPU Provinsi Jambi Minta Pemprov Tak Kurangi Anggaran Pilkada

Selasa, 09 Juli 2019 - 20:58:00 | dibaca: 72 kali


M Subhan Ketua KPU Provinsi Jambi
M Subhan Ketua KPU Provinsi Jambi /

radarjambi.co.id-JAMBI-Sempat menjadi sorotan karena menganggarkan rencana biaya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Jambi sebesar RP 370 milyar, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, M Subhan mengatakan anggaran tersebut telah berkurang.

Nominal awal yang dianggap mahal dari Periode sebelumnya itu berkurang menjadi RP 186,3 milyar.

M Subhan mengatakan bahwa berkurangnya rancangan anggaran Pilkada Gubernur yang mereka susun saat ini dari rancangan sebelumnya karena sudah dilakukan rasionalisasi anggaran dengan pihak KPU Kabupaten Kota.

Jika tidak, maka anggaran yang ada akan seperti yang sudah direncanakan sebelumnya.

"Kami sudah berdiskusi dengan pihak KPU Kabupaten Kota yang melaksanakan Pilkada serentak untuk membagi beban anggaran ke masing-masing daerah," ujar M Subhan saat ditemui di kantor KPU Provinsi Jambi, Selasa (9/7/2019).

Dirinya menyebutkan anggaran yang menjadi tanggung jawab KPU Kabupaten Kota akan terbagi dalam 12 macam diantaranya honor PPL, PPS, KPPS dan lainnya.

Dirinya berharap pihak Provinsi Jambi tidak menekan anggaran karena sudah dilakukan rasionalisasi anggaran oleh KPU Kabupaten Kota.

Menurutnya anggaran saat ini sudah realistis dengan tahapan yang akan mereka jalankan.

Pelaksanaan Pilkada serentak di tahun 2020 mendatang tidak akan sama dengan Pemilu serentak pada April 2019 lalu. Terutama dengan jumlah pemilih dalam tiap TPS.

KPU Provinsi Jambi berwacana merencanakan tiap TPS pada Pilkada Serentak berisi 800 daftar pemilih tetap (DPT).

"Rancangan kita untuk pemilih di tiap TPS maksimal 800 DPT," sebutnya.
Selain itu, pada pemilu serentak April 2019 lalu, jumlah TPS di Provinsi Jambi sebanyak 11.352 unit. Namun pada Pilkada 2020 mendatang akan berkurang menjadi 7.300 unit.

"Hasil penyusunan ulang jumlah DPT dalam TPS kita bisa mengurangi hingga 7.300 sekian TPS yang akan digunakan dari jumlah sebelumnya, pengurangan jumlah TPS tersebut, jelas sangat berpengaruh pada anggaran yang disusun sebelumnya," beber M Subhan.

 

Reporter     :   Revi

Editor         :   Ansory  S