Kesal Mata Gerinda Hilang, Parang Dua Kali Melayang

Senin, 01 Juli 2019 - 21:57:20


Pelaku pembacokan beserta barang bukti.
Pelaku pembacokan beserta barang bukti. /

radarjambi.co.id-BATANGHARI-Nasib malang menimpa M Jais (45) warga Desa Pompa Air, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari.

Pria paruh baya terpaksa dilarikan ke RSUD Hamba Muarabulian, setelah dua kali mendapat bacokan sebilah parang.

Kejadian ini bermula ketika korban tengah duduk santai bersama temannya Loyong di depan rumahnya Sabtu (29/6). Ketika tengah asyik mengobrol, mareka pun di datangi Pelaku Alamsyah (23), Warga Muara Kelingi, Sumatra Selatan.

Kedatangan pelaku yang mengontrak dirumah korban ini awalnya hanya bertanya kepada korban terkait mata gerinda yang sering hilang di bengkel las tempatnya bekerja.

Korban pun kembali meminta pelaku menanyakan kepada temanya yang sering ngumpul disana.

“Setelah itu, korban dan teman pergi ke belakang rumah korban. Dan tidak beberapa lama, korban dan temannya duduk kembali di depan rumah. Tanpa disadari dari arah belakang tersangka langsung membacok,” kata Kapolsek Bajubang, Iptu Alpian Ritonga, Senin (1/7).

Kapolsek sendiri menyebutkan, senjata tajam yang digunakan pelaku untuk membacok adalah sebilah parang.

Bacokan dilakukan tidak hanya dilakukan sekali, melainkan dilakukan pelaku kepada korban sebanyak dua kali.

“Bacokan pertama mengenai telinga bawah sebelah kiri korban dan bacokan kedua mengenai bagian punggung korban. Atas kejadian itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara pelaku ketika itu juga langsung melarikan diri,” ungkapnya.

Terjadi penganiayan dengan menggunakan senjata tajam, Polsek Bajubang dibantu masyarakat setempat langsung bergerak memburu pelaku. Penngejaran pelaku ini dilakukan di RT 04 Desa Pompa Air Kecamatan Bajubang Kabupten Batanghari.

“Dan pada hari Minggu tanggal 30 Juni 2019 sekira pukul 07.00 Wib pelaku ditemukan di pondok perkebunan Milik masarakat di Desa Pompa Air, yang mana pada saat itu pelaku sedang tertidur. Kemudian pelaku di amankan ke Polsek Bajubang guna proses lebih lanjut,” tutupnya.

 

Reporter    : didi

Editor        :  Ansory S