Cek Endra: Rubah Gaya Kepemimpinan Lambat dan Berbelit-belit

Rabu, 26 Juni 2019 - 21:25:05 | dibaca: 78 kali


Bupati Sarolangun didampingi sejumlah pejabat saat diwawancarai wartawan.
Bupati Sarolangun didampingi sejumlah pejabat saat diwawancarai wartawan. /

radarjambi.co.id-SAROLANGUN-Bupati Sarolangun Cek Endra menutup secara resmi pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV angkatan XIII di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sarolangun tahun 2019, Rabu (26/05) kemarin di Aula Bappeda Sarolangun.

Para peserta yang ikut dalam Diklatpim IV ini ada sebanyak 30 orang yang berasal dari sejumlah Dinas, Badan, Kantor dan Kecamatan, dan dinyatakan lulus 100 persen oleh tim panitia pelaksana Diklatpim IV dalam hal ini Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Sarolangun bekerja sama dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi.

Bupati Cek Endra mengatakan para pejabat eselon IV yang telah melaksanakan kegiatan Diklatpim ini diharapkan agar dapat merubah gaya kepemimpinan dan managemen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Agar merubah gaya kepemimpinan yang lambat dan berbelit-belit. Inilah harus merubah sikap, jadi jangan hanya teori tapi perubahan aplikasi dilapangan dari prilaku masyarakat kita," katanya.

Artinya, kata Cek Endra dengan pola kepemimpinan yang cepat tentu akan membentuk pola pemerintahan yang lebih praktia dan lebih cepat, dalam arti pelayanan masyarakat bisa lebih cepat.

Untuk mewujudkan tentu diperlukan orang-orang yang memiliki kemampuan, kedisiplinan, integritas, profesional dan menguasai masalah dengan baik.

"Diklatpim ini harus diselaraskan dengan bagaimana perubahan prilaku dan selera masyarakat saat ini, agar betul orang yang kerja detil dan tekhnis administrasi yang turun ke lapangan mengerti masalah. Jangan sampai setiap masalah lebih tahulah atasannya dari pada bawahannya, ini tidak benar," katanya.

"Sebenarnya yang harus berdarah-darah itu eselon IV kebawah, maka harus menguasai semua baik tekhnis dan masalah dan bagaimana mengusulkan solusi, baru nanti atasannya lagi eselon III bagaimana mengambil kebijakan. Kalau selesai sudah rapi dak pelu lagi atasannya, managemen skill dari pada pejabat, pola inilah yang saya ingin menerapkan, pola cepat, pola dinamis, gaya kepemimpinan inilah yang selalu saya sampaikan,"pungkasnya

 

Reporter   :  Carles  R

Editor       : Ansory S