Pasca Idul Fitri, Harga Cabai Belum Normal , Capai Rp 70 Ribu/kg

Kamis, 20 Juni 2019 - 19:21:44 | dibaca: 71 kali


Harga cabai belum normal pasca lebaran di Kualatungkal.
Harga cabai belum normal pasca lebaran di Kualatungkal. /

radarjambi.co.id-TANJABBARAT-Pasca Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriah, harga cabai di pasar tradisional Kabupaten Tanjung Jabung Barat masih belum normal.

Dari pantauan di Pasar Tradisional Parit Satu Kuala Tungkal, Kamis (20/6), harga cabai merah masih berkisar Rp 65 ribu -Rp 70 ribu untuk satu kilogramnya.

Salah satu pedagang, Ambok mengakui setelah lebaran idul fitri harga cabai masih terbilang cukup tinggi, meski demikian sudah lebih baik dibandingkan beberapa hari menjelang lebaran kemarin.

"Untuk hari ini cabai merah masih naik di harga Rp 70 ribu perkilogram. Kalau beberapa hari sebelum dan setelah lebaran kemarin memang sempat meroket hingga Rp150 ribu perkilo," ungkap Ambok.

Dia menyebutkan, harga cabai mulai naik lagi sejak hari Rabu (20/9) Kemarin dari yang sebelumnya harga cabai merah masih berkisar Rp 50 ribu dan sekarang menjadi Rp 70 ribu.

Tak hanya cabai merah, Ambok juga mengakui bahwa harga cabai rawit juga ikut merangkak naik dari harga Rp 50 ribu ke harga Rp 70 ribu.

"Untuk cabe rawit harganya sama seperti cabai merah, yakni Rp 70 ribu. Sedangkan untuk bawang merah dan bawang putih harganya masih normal di angka Rp 34 ribu perkilo," bebernya.

Walau harga cabai mahal, dikatakan Ambok tak menyurutkan daya beli masyarakat untuk berbelanja karena kebutuhan.

"Sejauh ini daya beli masyarakat masih normal, jadi saya rasa tidak terlalu berpengaruh dengan harga," pungkasnya.

Sementara itu, di Pasar Tradisional Tanggo Rajo Ilir Kabupaten Tanjab Barat, dari pantauan di lapangan, harga komuditas cabai merah di angka Rp 68 ribu.

"Cabai merah kalau pagi saya jual Rp 64 ribu, kalau sudah sore Rp 68 ribu. Sedangkan untuk tomat harganya masih normal seperti biasa di angka Rp 10 ribu," jelas nenek Siti salah satu pedagang.

 

Reporter  :   Kenata

Editro      : Ansory S