Pembangunan Jembatan Gantung Mangkrak Di Desa Sepakat Bersatu

Rabu, 19 Juni 2019 - 21:45:37 | dibaca: 142 kali


Jembatan Gantung yang pembangunannya mangkrak.
Jembatan Gantung yang pembangunannya mangkrak. /

radarjambi.co.id-TEBO-Belum selesainya pembangunan jembatan gantung di desa Sepakat bersatu Kecamatan Rimbo Ilir Kabupaten Tebo mulai dikeluhkan oleh warga.

Menurut Hendro salah seorang warga Rimbo Ilir menyebutkan bahwa kondisi jembatan yang peletakan batu pertamanya sebagai tanda dimulainya pembangunan proyek jembatan tersebut dihadiri oleh Bupati Tebo H Sukandar dan Anggota DPR RI dapil Jambi, Hj Saniatul Lativa, serta undangan lainnya ditahun 2018 silam, sampai sekarang belum ada kelanjutannya lagi.

"Pembangunannya hanya sebatas yang bisa dilihat dilokasi sekarang ni mas, padahal acara peletakan batu pertamanya meriah. Nyatanya gak sampai selesai juga pembangunan jembatan gantung ni,"tuturnya kepada wartawan.

Informasi yang berhasil dirangkum jembatan gantung yang dibangun sepanjang 96 meter tersebut didanai dari APBN tahun 2018 senilai Rp 1,9 miliar lebih.
Proyek tersebut dikerjakan oleh CV Praga Utama.

Proyek pembangunan jembatan gantung ini sebelumnya disebut-sebut merupakan proyek nasional yang berhasil dibawa oleh Anggota DPR RI, Hj Saniatul Lativa yang juga merupakan istri Bupati Tebo.

Keluhan lainnya juga disampaikan oleh Zamani warga lainnya terkait mangkraknya pembangunan jembatan gantung tersebut.

"Awalnya saya fikir jembatan gantung tersebut sudah selesai dibangun, ternyata belum siap, terpaksa saya putar balik dibuatnya,"keluh Zamani.

Sementara itu Bupati Tebo, Sukandar, saat dikonfirmasi terkait persoalan tersebut mengakui mangkraknya pembangunan jembatan gantung tersebut.

"Sebenarnya itu pembangunan jembatan gantung tersebut bukan wewenang Pemkab Tebo, melainkan wewenang Balai dan Kementerian PUPR RI. Tapi saya sudah sampaikan dan mengkonfirmasi persoalan ini keanggota DPR RI dapil Jambi, Ibu Hj Saniatul Lativa,"terangnya kepada wartawan.

Lebih lanjut dijelaskannya menurut Saniatul Lativa, bahwa awalnya pembangunan jembatan tersebut hanya satu tahun anggaran.

"Tapi dikarenakan ditahun 2018 adanya efesiensi keuangan negara, pembangunan jembatan gantung tersebut baru sebatas pondasi seperti sekarang ini dan akan dilanjutkan ditahun 2019 ini, begitu keterangan ibu (Saniatul Lativa-red) kepada saya,"pungkasnya.

 

Reporter    : Rian Juskal

Editor        :  Ansory S