Plt Lurah Teratai dan Adik Iparnya Tenggelam di Sungai, Setelah Ketek yang Ditumpangi Karam

Senin, 20 Mei 2019 - 17:25:09 | dibaca: 161 kali


Warga dibantu petugas BPBD melakukan pencarian Plt Lurah Teratai yang tenggelam bersama keponakan
Warga dibantu petugas BPBD melakukan pencarian Plt Lurah Teratai yang tenggelam bersama keponakan /

 

Radarjambi.co.id - MUARABULIAN - Pencarian korban tenggelam disungai Batanghari, Maheli (36) dan Dimas (25) warga Kelurahan Teratai, Kecamatan Muarabulian terus dilakukan Tim gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari dan Basarnas Provinsi Jambi Senin, (20/5).

Maheli yang merupakan Plt Lurah Teratai bersama adik iparnya Dimas dinyatakan hilang sejak Minggu (19/5). 

Keduanya diduga tenggelam disungai Batanghari, setelah perahu ketek yang biasa digunakan membawa sawit dan rumput karam dalam perjalanan pulang sekitar pukul 16.00 WIB.

Seketaris BPBD Kabupaten Batanghari, Samral Lubis, mengungkapkan pencarian difokuskan dengan menyisir sepanjang aliran sungai Kabupaten Batanghari yang dimulai dari lokasi diduga hilangnya kedua korban hingga jarak 2 kilometer. 

Pencarian menggunakan perahu karent maupun speed boat.

"Kita (BPBD Kabupaten Batanghari) dibantu Basarnas Provinsi Jambi serta masyarakat setempat terjun langsung melakukan pencarian tapi menjelang sore ini (Kemarin-red) belum membuahkan hasil. Pencarian akan terus dilanjutkan," kata Samral ketika dihubungi via ponselnya Kemarin. 

Tenggelamnya kedua korban ini disaksikan Agus, salah seorang warga setempat. Diakuinya, ia sempat menyaksikan detik-detik tenggelamnya perahu ketek yang ditumpangi kedua korban.

"Pada saat itu terlihat salah seorang korban berpegangan dengan korban lainnya dengan ciri-ciri tubuh sama seperti Plt Lurah,"ujarnya. 

Melihat kejadian tenggelam perahu ketek tersebut, Agus pun langsung berlari dengan menyusuri pinggiran sungai sambil berteriak meminta tolong kepada warga untuk membantu kedua korban.

Namun sayangnya, kedua korban pun tidak berhasil diselamatkan dari maut lantaran telah tenggelam. 

"Sebelum tenggelam perahu ketek yang digunakan korban tersebut tampak membawa tumpukan rumput. Dan lokasi kejadian diperkirakan hanya berjarak 10 Meter dari bibir sungai Batanghari," ungkapnya.

 

 

Reporter : Didi

Editor     : Ansori