Iday : Pembakaran Alat Berat Milik PT LAJ Karena Masyarakat Tidak Tahan Ditindas

Jumat, 17 Mei 2019 - 16:30:55


Alat berat milik PT LAJ yang dibakar warga.
Alat berat milik PT LAJ yang dibakar warga. /

Radarjambi.co.id-Tebo - Wakil Ketua DPRD Tebo, Syamsurizal, meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tebo untuk segera bertindak cepat dalam menyelesaikan konflik yang kerap terjadi antara PT Lestari Asri Jaya (LAJ) dengan masyarakat Desa Napal Putih kecamatan serai serumpun.


" Terjadinya pembakaran alat berat tersebut akibat masyarakat sudah tidak tahan lagi selalu di tindas dari berbagai arah sehingga timbul kekecewaan tidak satupun yang melindungi mereka akhirnya hukum rimba yang mereka pakai, Pemkab Tebo harus cepat mencari solusi persoalan ini,"tegas pria yang akrab disapa Iday kepada wartawan.


Dikatakannya lagi dalam melakukan Land Clearing, dirinya mendapatkan informasi PT LAJ selalu menggubakan 5 sampai 8 unit alat berat.


"Laporan yang masuk kesaya selalu begitu, agar kebun warga yang digusur cepat rata dengan tanah, 6 Hektar kebun warga paling lambat 3 jam sudah rata dengan tanah,"katanya lagi.


Dirinya mengaku kecewa dengan tindakan penggusuran terhadap kebun warga yang dilakukan oleh PT LAJ.


"Kasihan masyarakat yang kebun karetnya siap dideres diratakan dengan tanah. LAJ harus mengutamakan dialog dan pendekatan persuasif dengan cara yang lebih manusiawi dan tidak main gusur saja,"lanjutnya lagi.


Dirinya juga mengaku sudah berkali-kali mempertemukan antara masyarakat dan PT LAJ, namun selalu saja muncul persoalan baru.


"Sekuat apapun Perusahaan tersebut kalau rakyat bersatu tidak dapat dikalahkan,Negara lebih wajib lagi melindungi rakyat nya sesuai dengan UUD 1945 PASAL.33 Bahwa Bumi air yg terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat, bukan Pengusaha atau Investor,"pungkasnya.

Reporter.    :   Rian Juskal

Editor.         : Ansory