Demi Tanjabbar, Sekda Tolak Tawaran dari Luar

Kamis, 16 Mei 2019 - 16:54:09 | dibaca: 288 kali


Ambok Tuo
Ambok Tuo /

Radarjambi.co.id - KUALA TUNGKAL - Sekda Tanjab Barat, Ambok Tuo siap melanjutkan pengabdian untuk Kabupaten Tanjung Jabung Barat jika masih dipercaya setelah pensiun nanti.

Keinginan itu dikatakannya kepada sejumlah awak media saat diminati tanggapan terkait jabatan sekda dan masa pensiunnya pada awal Juni mendatang.

Dia mengatakan setelah memasuki masa pensiun kelak, jabatan sekda yang baru itu kembali kepada Bupati setelah mengikuti prosedur yang ada.

"Nanti 1 Juni saya pensiun, terserah Bupati, apakah saya mau diganti atau jika diperpanjang berarti SK saya harus diubah lagi," katanya.

Perubahan juga tersebut tidak melulu sebagai sekda, tetapi bisa sebagai tokoh masyarakat, atau orang berprofesi.

Sekda mengungkapkan jika dirinya banyak mendapatkan tawaran jabatan di kabupaten lain di Provinsi Jambi seperti Batanghari dan Bangko, Sungai Penuh. 

Namun demi pengabdian di Tanjung Jabung Barat, Ambok Tuo menolak tawaran tersebut dan lebih memilih pensiun.

"Sepanjang masih diperlukan dan segala macamnya, saya lebih memilih pengabdikan. Saya mengabdi itu tidak mengukur apa yang saya dapatkan," ujarnya. 

Sebelumnya diberitakan, Kepada pengganti, Ambok Tuo pun berharap sekda yang terpilih kelak harus lebih baik darinya dan mengetahui wilayah Tanjab serta mengabdikan diri untuk kemajuan Tanjab Barat.

"Saya berharap sebagai pengganti dia harus lebih baik daripada saya. Karena apa yang saya lakukan ini masih banyak kurangnya," ujarnya.

"Mudah mudahan yang jadi lebih baik daripada saya," lanjutnya.

Sebab menurutnya apa yang dilakukannya sebagai sekda masih banyak kekurangan. Dan kedepannya kekurangannya selama menjabat akan disampaikannya sebagai perbaikan kedepannya. 

Sebab selama ini yang paling sulit dilakukan adalah merubah mine set (pola pikir) dengan sistem yang sudah berubah.

"Yang berat bagi seseorang, dia merubah pola pikirnya, mine set nya dengan sistem yang berubah. Itu kuncinya," ujarnya.

 

 

Reporter : Kenata

Editor     : Ansori