Asisten I Setda Tebo Benarkan Alat Berat Sebelumnya Sudah Dilepas Warga

Rabu, 15 Mei 2019 - 11:36:20 | dibaca: 161 kali


Alat berat yang dibakar warga
Alat berat yang dibakar warga /

radarjambi.co.id-TEBO- Asisten I Setda Tebo, Amsiridin membenarkan pernyataan Kapolres Tebo, AKBP Zainal Arrahman tentang 8 unit alat berat yang sempat ditahan oleh warga desa Napal Putih kecamatan serai serumpun, akhirnya dilepas dan berhasil dievakuasi keluar lokasi oleh Polres Tebo.

"Kesepakatan alat berat dilepas dengan tuntutan para petani minta bertemu dengan pak Bupati dalam negosiasi senin (13/5) kemarin dan saya hadir sebagai wakil Pemkab Tebo, dan pihak polres diwakili oleh pak Wakapolres Tebo, Kompol Yudha Pranata, hasil mediasi tersebut sudah saya laporkan ke pak Bupati,"terang Amsiridin saat dikonfirmasi.

Amsiridin juga mengaku kaget dengan adanya pembakaran 5 unit alat berat oleh warga Desa Napal Putih.

"Kaget juga saya mendengar informasi ini, saya baru tau sekaranglah,"lanjutnya lagi.
Sementara itu informasi yang berhasil dihimpun dilapangan menyebutkan bahwa emosi warga tersulut karena dalam mediasi yang dihadiri oleh Asisten I Setda Tebo dan Wakapolres Tebo, disepakati bahwa alat berat milik PT LAJ tidak akan melanjutkan pekerjaan Land Clearing sebelum adanya penyelesaian persoalan konfil antara warga dan PT LAJ.

Namun pada kenyataannya selasa (14/5) alat berat milik PT LAJ Kembali melaksanakan pekerjaannya, dan melintasi pemukiman warga, hal inilah yang diduga memicu amarah warga sehingga akhirnya terjadilah insiden pembakaran 5 unit alat berat milik PT LAJ.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, General Manager PT LAJ, Widiharsono belum berhasil dikonfirmasi terkait persoalan ini.

 

Reporter   : Riance 

 

Editor      : Ansory