Pilgub, Berpeluang Poros Baru

Senin, 18 Mei 2015 - 21:43:39


Jelang Pilgub 9 Desember mendatang, tidak menutup kemungkinan akan muncul poros baru selain poros utama yakni poros Hasan Basri Agus (HBA) dan poros Zumi ZOla. Pada foto baliho ketua DPW PKB provinsi Jambi Sofyan Ali yang mulai gencar melakukan sosialisasi hingga ke tingkat daerah.
Jelang Pilgub 9 Desember mendatang, tidak menutup kemungkinan akan muncul poros baru selain poros utama yakni poros Hasan Basri Agus (HBA) dan poros Zumi ZOla. Pada foto baliho ketua DPW PKB provinsi Jambi Sofyan Ali yang mulai gencar melakukan sosialisasi hingga ke tingkat daerah. /

RADARJAMBI.CO.ID, KOTA JAMBI - Di luar dua poros utama saat ini, yakni poros Hasan Basri Agus (HBA) dan Poros Zumi Zola, masih berpeluang munculnya poros baru jelang Pilgub Jambi yang akan digelar Desember mendatang.

Seperti PKB misalnya, meski sudah menyatakan dukungan ke Zola diperebutan BH 1 kali ini, namun partai ini masih berpeluang mengusung kandidat baru, baik itu dari internal maupun dari eksternal partai.

Hal ini diakui oleh Sekretaris DPW PKB Provinsi Jambi, Tajuddin Hasan kepada sejumlah wartawan di DPRD Provinsi Jambi kemarin (18/05).

“Saya setuju (muncul poros baru, red), kitakan harus yakin, semua partai punya basis, kalau tuhan menghendaki semuanya punya kans,” tuturnya.

Apalagi nama yang muncul dari internal PKB untuk maju di Pilgub Jambi nanti itu merupakan kader internal, salah satunya seperti Sofyan Ali yang notabene Ketua DPW PKB Provinsi Jambi.

“Saya tidak menganjurkan, tetapi punya kans, kan mereka jadi dewan inikan ada basis, tinggal lagi bagaimana mesin politik bekerja. Itu bisa saja terjadi,” imbuhnya.

Meski demikian, diakuinya DPP PKB telah memutuskan untuk mendukung Zola. Untuk itu, DPW dan jajaran harus mengamankan SK tersebut, dan SK-nya bukan terbit begitu saja tetapi memakan waktu dan proses.

“Itu ranah DPP semua, kami hanya diminta berapa kandidat yang muncul, kami hanya mengantar. Tetapi tidak punya wilayah, menimbang, mengingat dan memutuskan, semua ranah DPP,” ujarnya.

Demikian juga soal pendamping Zola, partainya tidak mengusulkan nama. Melainkan hanya berkoordinasi dengan partai lain yang juga mendukung Zola. “Tetapi tidak menutup kemungkinan kalau partai lain mengusulkan wakil, kenapa kita tidak. Makanya kita siap-siap,” sebutnya.

Soal adanya pernyataan salah satu pengurus DPP PKB yang juga Sekretaris Desk Pilkada Bambang Susanto yang menyebutkan PKB belum final ke Zola, ia hanya menjawab diplomatis.

“Di DPP itu ada desk Pilkada, mereka berjumlah 9 orang, bisa saja ada yang bicara lain. Tetapi itu sudah diputuskan 2 Mei dan 3 Mei keluar suratnya. SK-nya sudah disampaikan kepada kandidat,” katanya.

Lantas apakah ada kemungkinan arah dukungan PKB berubah? “Kalau sepengetahuan saya tidak pernah yang namanya SK itu cucuk cabut, proses itukan tidak gampang. Kopian SK-nya juga sudah kita sebarkan ke DPC,” tandasnya. (zou)